Langsung ke konten utama

National Social Field Project 2019




”Volunteering it’s not only about giving, but we earn back too. The return is sometimes higher, something that money can’t buy.
Cinta, kasih, inspirasi, motivasi, dan kenangan, adalah reward yang diperoleh dari menjadi seorang volunteer. Reward tersebut tidak bisa dihitung dengan satuan mata uang, namun berbeda dengan uang, reward tersebut tidak akan pernah habis. It will always stay.


Begitu kira-kira kalimat singkat yang mampu menggambarkan satu kegiatan yang cukup berpengaruh dalam hidup saya. Bertemu teman baru dan menambah koneksi semakin luas menjadi tujuan utama saya berkecimpung di dalamnya, dan saya pikir, hal positif lainnya akan mengikuti kalau semua dikerjakan dengan ikhlas dan hati yang senang.




Selama menjadi volunteer, saya bertemu dengan kawan-kawan yang jauh datang dari Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Yogyakarta. Dalam jangka waktu 5 hari, dari 3-8 Februari di Desa Lantan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah, saya bergabung pada Devisi Sosial Lingkungan, yang program kerja utamanya adalah: 1. Membangun Tiang Bendera baru dan layak di SDN Pemasir Desa Lantan 2. Menyediakan Tong Sampah dan memberikan pengarahan kepada Adik-adik di SDN Pemasir untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya 3. Memberikan sosialisasi seputar kesehatan lingkungan, dan masih ada beberapa lainnya. Dalam 5 hari saya di tuntut untuk berbaur dengan cepat di Lokasi pengabdian. Mulai dari membiasakan diri dengan cuaca yang cukup dingin (mengingat Desa Lantan berada cukup dekat dengan kaki gunung rinjani), berbagi kamar mandi dengan 20 Volunteer lainnya, belajar bahasa Sasak lebih jauh lagi, dan yah! Kalau dalam satu hari program kerja dari Devisi saya sudah lebih cepat dikerjakan, kami bisa saling membantu menjalankan program kerja dari Devisi lain. Ohiya, devisi lainnya antara lain Devisi Kesehatan, Ekonomi Kreatif dan Pendidikan, semua punya program kerja masing-masing yang lebih seru lagi.

Singkatnya, saya merasa beruntung bisa berkesempatan belajar bahu-membahu dan bersosialisasi dengan berbagai “isi kepala” dari Seluruh Indonesia. Semua ini tidak akan bisa saya dapatkan di bangku perkuliahan secara formal. Such an honour chance for me. Alhamdulillah.

Untuk itu, banyak kesempatan yang bisa kita raih dengan tidak hanya mengandalkan IPK saja, tetapi dengan memanfaatkan potensi dan bakat lain yang bisa diasah melalui kegiatan serupa. Selain seru, kita dapat banyak insight baru Insyaa Allah, pokoknya jangan takut mencoba hal baru! Semangat terus ya agent of change for Indonesia!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LATSAR CPNS 2022✨

Alhamdulillah kegiatan Klasikal Offline Latsar CPNS Kab. Dompu dari tanggal 20-26 November 2022 selesai dilaksanakan. Selama 6 hari, saya bersama 167 orang lainnya ditempatkan di Kampus BPSDMD Provinsi NTB, dengan diberikan berbagai kegiatan padat yang sudah diatur jadwalnya dari bangun tidur sampai tidur kembali. Mulai dari jam 4 pagi kami harus bangun dan menunaikan ibadah shalat shubuh, olahraga pagi, sarapan, kelas pagi-siang bersama para Widyaiswara hingga belajar Peraturan Baris Berbaris hingga menjelang malam. Setiap hari. Ga bosen? Syukurnya enggak. Karena meskipun list kegiatannya itu-itu saja, para pelatih dari TNI AD dan Pol-PP, coach dan panitia mengemas berbagai kegiatan tadi dengan suasana berbeda dan seru.  Ohiya, di hari ke-lima Latsar, kami harus menghadapi Ujian Aktualisasi yang sudah kami kerjakan sebelum pelaksanaan Klasikal Offline di BPSDMD Provinsi NTB. Dan yahh!! Saya mendapatkan penghargaan Terbaik III di Angkatan XXXVII (Kelas Baracuda juga kami menyebutny...

Fenomena 'Cuan' Rumah Walet

Sebagai seorang yang menyandang gelar S.Pt di belakang nama, saya merasa bertanggung jawab dan punya kewajiban untuk tetap “aware” dengan masalah Peternakan di sekitar saya. Okay then, here we go! Definisi Peternakan sendiri ialah suatu usaha untuk meningkatkan produksi ternak yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang di peroleh dari produk daging, susu, telur dan hasil ikutan lainnya. Di Indonesia, usaha peternakan banyak diminati karena Negara kita memiliki lahan yang cukup luas dan juga memiliki potensi kekayaan dari sumber daya alamnya. Usaha peternakan banyak di kerjakan oleh pelaku usaha yang berasal dari latar belakang Peternakan maupun Non-Peternakan, di lakukan secara modern mengikuti perkembangan zaman yang memanfaatkan teknologi atau justru terpaku dalam jenis usaha peternakan tradisional yang ilmunya di pelajari secara turun-menurun dari generasi ke generasi. Beberapa tahun belakangan muncul peternak-peternak burung wallet dengan omset hingga ratusan juta dalam s...